"2015 TB145 kami usut telah berada di jarak sekitar 1,4 kali lipat dari jarak Bumi dengan Bulan. Berdasarkan data dari NASA Infrared Telescope Facility (IRTF), diungkap bahwa objek tersebut kemungkinan merupakan komet mati. Sedangkan dari gambar yang ditangkap teleskop kami di observatorium Arecibo, objek tersebut memiliki bentuk seperti tengkorak kepala manusia," tuturnya.
Diamati lebih lanjut, TB145 ini memiliki bentuk bulat dengan diameter lebar sekitar 600 meter. Asteroid tersebut berotasi secara penuh setiap lima jam sekali.
Para ilmuwan NASA berharap, dengan ditemukannya penampakan serta gerak gerik asteroid ini, tentunya bisa membantu para perekayasa mengembangkan teknik pelacakan dan pengukuran yang lebih baik untuk mengetahui kemungkinan asteroid menabrak Bumi di masa mendatang. Secara ilmiah, batu antariksa kecil bisa saja berjatuhan ke Bumi secara konstan, yang kebanyakan hancur ketika mereka menembus lapisan atmosfer Bumi.
No comments:
Post a Comment