Wednesday, October 28, 2015

Tahun Ini Rekor Suhu Laut Terpanas, Ini

Replika karton yang menyerupai Big Ben London, Malaikat Kebebasan Meksiko, Piramid Raksasa Kairo dan Taj Mahal Agra di pantai Gaviota Azul di Kankun. REUTERS/Gerardo Garcia

TEMPO.COManoa - Temperatur rata-rata permukaan laut global mencapai rekor tertinggi pada tahun in. Tingginya suhu permukaan laut mengindikasikan bahwa jeda pemanasan samudra selama 14 tahun telah berakhir.

"Suhunya bahkan melewati rekor El Nino pada 1998," kata Axel Timmermann, pakar iklim dari International Pacific Research Center University of Hawaii di Manoa, Amerika Serikat, seperti dikutip Science Daily.

Pada 2000-2013, kata Timmermann, kenaikan suhu permukaan laut global sempat terhenti, meski konsentrasi efek rumah kaca meningkat. Periode jeda yang disebut sebagai global warming hiatus itu menarik minat para ilmuwan. Namun, sejak April tahun ini, suhu laut kembali meningkat drastis.

Menurut Timmermann, pemanasan samudera global pada 2014 sebagian besar disebabkan oleh peningkatan suhu di Pasifik Utara. Hal tersebut dilihat dari pergeseran badai dan pemutihan karang di Kepulauan Hawaii.

Timmermann mengatakan suhu permukaan laut mulai naik cepat di wilayah Pasifik Utara sejak Januari lalu. Kenaikan tersebut karena angin musim barat mendorong sejumlah air hangat yang ada di Pasifik Barat dan Timur.

Angin tersebut menyebar semakin cepat di sepanjang pantai Amerika Utara dan baru lepas di lapisan terluar atmosfer. "Melepaskan sejumlah hawa panas yang sebelumnya terkurung di wilayah barat Pasifik selama hampir satu dekade," kata dia.

Konsentrasi gas rumah kaca, yang mencapai rekor tertinggi, dan angin Pasifik Utara yang lemah, yang biasanya mendinginkan permukaan laut, justru berdampak meningkatnya temperatur muka laut. Suhu panas tersebut, menurut dia, kini menyebar dari utara Papua Nugini hingga Teluk Alaska.

No comments:

Post a Comment