Foto Planet Mars menunjukkan kawasan Terra Meridiani terlihat dalam gambar NASA. NASA akan mengumumkan temuan baru dari eksplorasi Mars selama jumpa pers tanggal 28 September di Washington. REUTERS/NASA/Greg Shirah
TEMPO.CO, Inggris - Planet Venus, Jupiter, dan Mars dapat terlihat bersama-sama di langit Bumi dengan mata telanjang. Fenomena ini telah bermula sejak 23 Oktober lalu, dan diperkirakan akan terus berlangsung hingga akhir pekan ini.
Affelia Wibisono, astronom dari Royal Observatory di Greenwich mengatakan fenomena ini sangat langka. “Biasanya, dua planet bisa tampak bersamaan beberapa kali dalam setahun. Namun, kalau tiga planet sangatlah jarang,” kata dia seperti dilansir dari BBC pada 27 Oktober 2015.
Fenomena ini terjadi karena susunan orbit ketiga planet tersebut akan bertemu sejajar. Matahari yang bertindak sebagai obor, akan menerangi ketiganya hingga tampak di langit Bumi. Menurut Wibisono, cara untuk membedakan setiap planet adalah dari kadar cahayanya. Venus merupakan yang paling terang, diikuti oleh Jupiter, lalu Mars. Pada Rabu dan Kamis ini, pertemuan orbit ketiganya tak akan membentuk pola sejajar, melainkan segitiga.
Ketiga planet ini dapat disaksikan dari bagian Bumi manapun. Idealnya, kata Wibisono, para pengamat harus mencari area dengan langit yang cerah, kemudian memandang ke arah Timur. Masyarakat dapat melihatnya dengan mata telanjang. Namun, bagi yang tertarik untuk pengamatan lebih detail, dapat memakai teropong atau teleskop. Bahkan, empat bulan Jupiter –Io, Europa, Ganymede, dan Callisto –juga dapat terlihat. Waktu ideal untuk mengamati adalah dua jam sebelum matahari terbit, dan untuk bisa melihat Mars, waktu pengamatan harus lebih pagi.
Pada November mendatang, segitiga ini akan mulai menjauh. Namun, pada tanggal 6 dan 7, ada fenomena lain yang lebih menaril. Bulan sabit akan melintasi ketiga planet ini, sehingga keempatnya akan tampak di langit pagi. Fenomena ini diperkirakan akan terulang kembali pada Januari 2021.
No comments:
Post a Comment